16
Mar
09

`tokyo`

cov7

1973. Tentara Jepang melakukan pembantaian besar-besaran di Nanking saat mereka melakukan invasi ke China. Mereka melakukan pemerkosaan, perampasan, pembakaran serta eksekusi terhadap tawanan perang dan penduduk sipil. Ini merupakan peristiwa paling tragis yang dialami bangsa China. Karena kekejamannya di nanking, seorang letnan Jepang bernama Junzo Fuyuki mendapat julukan yanwangye – si Iblis.

1990. Fuyuki menjadi pemimpin sebuah geng Yakuza. Ia dipercaya biasa menyantap daging manusia agar tetap sehat dan panjang umur. Fuyuki selalu didampingi oleh tangan kanannya, Suster Ogawa, yang dijulukki Jahanam Saitama karena kesadisannya. Suster Ogawa telah menjadi mitos di dunia bawah tanah Jepang.

Shi Chongming, profesor di Universitas Todai, beserta Grey, seorang mahasiswa dari London, bekerja sama untuk mengungkap rahasia Fuyuki dan Pembantaian Nanking. Ketika satu per satu fakta terungkap, Grey berada dalam bahaya karena telah membangunkan kembali iblis yang pernah merajalela dalam tragedi Nanking terdahulu.

itu adalah review yang tertulis dibelakang buku Tokyo, the devil of nanking karya Mo Hayder . Berikut sedikit saya ceritakan isi bukunya, dari sudut pandang saya tentunya.

Shi Chongming, seorang China yang menjadi saksi pembantaian di Nanking, dan mempunyai bukti bahwa pembantaian yang kejam itu benar-benar terjadi, berusaha menutup dan merahasiakan cerita dengan menyimpan satu-satunya film yang ada. Ia adalah seorang ahli bahasa yang berubah menjadi seorang budayawan, atau sosiologi yang juga tertarik mempelajari pengobatan, dengan ambisi tersendiri mengenai Junzo Fuyuki, seorang Letnan yang menjadi pemimpin Geng Yakuza yang ditakuti dan memiliki pengaruh kuat.

Shi Chongming berusaha masuk ke Jepang demi mengetahui rahasia yang terpendam selama 53 tahun lebih, yang menjadi dugaan kuatnya tentang obat rahasia milik Junzo Fuyuki.

Grey, mantan pasien rumah sakit Jiwa, yang dengan segala ketidaktahuannya, menemukan dan membaca buku tentang pembantaian di Nanking, dan dibantah oleh segenap keluarga dan sekelilingnya, bahwa apa yang diketahuinya adalah ilusi yang kejam. Ilusi yang mengerikan yang membuatnya ditempatkan dalam rumah sakit Jiwa. dalam hati kecilnya, Grey – nama yang diberikan oleh satu teman sekamarnya - memahami dia harus mencari jalan untuk menemukan bukti, bahwa buku itu, dan pembantaian di Nanking memang benar terjadi.

Dengan segala usahanya dan obsesinya tentang Jepang, Grey berhasil memasuki sebuah universitas, dimana ia menemukan salinan atau bukti lain tentang pembantaian di Nanking dan mengarah pada satu nama, Profesor Shi Chongming.

Keinginan Grey untuk membuktikan bahwa yang pernah dibacanya adalah benar-benar terjadi, membawanya ke Jepang, sedikit uang, dan banyak buku, catatan-catatan yang dibuatnya tentang gunungan mayat manusia atau cerita pembantaian di Nanking. Mengetuk pintu Shi Chongming ternyata sama tak mudahnya mengetuk hati Shi Chongming untuk bercerita, membagi masa lalu menyeramkan yang di ketahui dan di saksikannya. Membutuhkan waktu seminggu untuk menunggu Shi Chongming membuka dirinya. Dalam waktu seminggu, Grey bekerja menjadi pramuria bersama Jason, pria yang ditemuinya saat ia tidur di taman dan menunggu Shi Chongming.

Selanjutnya, Grey mulai menyelidiki Junzo Fuyuki atas permintaan Shi Chongming, karena kesepakatan yang telah mereka buat agar Grey dapat memperoleh film yang disimpan Shi Chongming.

Hm…..apakah berhasil?rasanya kurang seru kalo saya ceritakan disini, ada banyak darah dan pembunuhan yang mungkin bisa tergambarkan dengan baik bila membaca sendiri bukunya, tapi kalau memang ingin mengetahui akhirnya, akan saya ceritakan pada postingan kedua, rahasia Junzo Fuyuki – yang rupanya berasal dari ketidaktahuan – , mengapa Shi Chongming menyimpan film itu – berlari sedemikian jauh untuk akhirnya kembali ke awal – ,  mengapa Grey terobsesi pada pembantaian di Nanking – yang mendorong ketidaktahuannya menyakiti diri dan putrinya – . Benarkah bahwa – seperti yang sering Ia dengar di rumah sakit Jiwa – ketidaktahuan bukanlah kejahatan ?


9 Responses to “`tokyo`”


  1. March 16, 2009 at 4:59 pm

    *menunggu posting lanjutannya*

  2. March 16, 2009 at 9:32 pm

    menarik menarik .. udah cukup spoilernya :D ntar kalo kebanyakan dibuka, jadi gak ada greget saat mbacanya ..

    review mu cukup runtut, gak boros kata-kata, mengalir dengan enak hingga menyentuh hati orang yang membaca dengan untaian maknanya :D
    2 jempol

  3. March 17, 2009 at 7:56 pm

    udah masuk dalam daftar belanja… apalagi ada jepang-jepangnya gitu. hmmm… sepertinya saya mengidap penyakit japanese-wannabe yah?

  4. March 19, 2009 at 10:06 am

    yasuda, saya harus beli sendiri berarti ini ya

  5. 9 Arm
    March 26, 2009 at 5:29 am

    alternate history ya?
    tahun 1973 ada invasi Jepang ke China kah? :?


Leave a Reply




Ishtar

"pencari kehilangan, pemuja ketiadaan, mencoba berdamai dengan diri " and also "chocolate lover, music lover, rain lover"

time to time

March 2009
S M T W T F S
« Feb   May »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

choosen

whats fave

  • None
Join My Community at MyBloglog!

preys

  • 5,700 hits

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile