
i ve told u before
dont flatter me
but u keep smilling
kissing…
poisonous…
deadly…
infect me

i ve told u before
dont flatter me
but u keep smilling
kissing…
poisonous…
deadly…
infect me

wallow in blood
scream in vain
louder the voices
drowning deeper
silence do same as well
disquiets is like funeral song
and devil says hurray..!

im a butterfly
love to kiss and be kiss
im a butterfly kisser
just touch my wings
and kiss the lips
together we r flying
Rasa itu datang, untuk kedua kalinya. Bersama aroma yang terasa mengental di penciumanku. Ia bukan siapa-siapa, hanya 1 nama tanpa nyata. Dan lagi, aroma melahirkan tanya. Aroma menumbuhkan rasa.Aroma, membuatku gila.
Aromanya tak memabukkan, bukan wangi manis yang menyegarkan, bukan wangi kuat yang merayu, bukan wangi lembut yang membuai. Ia berbeda. Melekat erat begitu saja, pada dinding-dinding penciumanku, mengalahkan segala aroma yang melayang melewati indraku.
Sekali lagi, aroma membuatku menari. Dalam tarian berbeda yang membuatku terlupa, dalam tarian yang menimbulkan tanya, dalam tarian yang melahirkan kerinduan. Terkungkung aroma, aku menari. Dalam gerak, dalam desah, dalam bulir-bulir keringat, aroma menyatu, semakin merasuk dalam penciumanku. Tersimpan abadi dalam hati.
Sekali lagi aroma tak tergenggam, Ia pergi secepat ia datang, meninggalkan secuil wangi, yang tetap tersimpan dalam ingatan.Kali ini Ia tak membunuhku.
the visitors