Ini bukanlah sebuah awal, namun akhir…
Aku tahu, kamu pasti menertawakanku, kalian pasti menertawakanku, mereka pasti menertawakanku. Karena kebodohanku, karena kebutaanku, karena pengetahuanku yang aku rubah menjadi ketidakpedulianku.
dalam ketidaktahuanku, aku tahu aku menyayangimu
dalam ketidaktahuanmu, kamu tahu kamu menyayangiku
dalam ketidaktahuannya, kita berbagi segala
hati, jiwa, dan raga
meski waktumu bersamanya
dalam ketidaktahuannya, cinta kita tetap ada
Kamu bilang jangan sia-siakan waktuku, jangan sia-siakan hidupku, kalian bilang jangan sia-siakan waktuku, jangan sia-siakan hidupku, mereka bilang jangan sia-siakan waktuku, jangan sia-siakan hidupku. Hanya untuk menunggumu, hanya ntuk menantimu, tanpa kepastian, tanpa perjanjian, tanpa penjelasan
siapa yang tahu kita kan berjumpa ?
mengenal dan saling cinta ?
meskipun dunia ragu, kita tetap menyatu
dalam nyata aku selatan kamu utara
dalam maya aku didalammu kamu didalamku
dalam sadar aku jauh dibumi kamu diatas langit
dalam mimpi aku dan kamu satu
aku bilang aku mencintaimu, kamu bilang kamu mencintaiku. Kalian bilang kami saling mencinta, mereka bilang kita saling cinta. Lalu kenapa tak bersama, kenapa mengambil jalan yang berbeda, kenapa ada dia
kukira aku kehilangan
tapi bagaimana mungkin
kalau sejak awal
kau memang tak termiliki
hanya ada kegilaan
terbutakan mata batin
meski tak lagi bisa pungkiri
kita memang tak pernah ada
hanya ada kamu dan dia
hanya ada aku semata
tapi kenapa kehilangan tetap saja terasa ?
aku bilang aku masih merindumu, kamu bilang kamu masih merinduku, kalian bilang kami sama-sama merindu, mereka bilang kita sama-sama merindu. Lalu kenapa tak berjumpa, kenapa tak bersua, kenapa tak bertemu, sekedar bertukar sapa, puaskan dahaga jiwa
ini bukanlah sebuah akhir, tapi awal..











0 Responses to “the end of beginning that begin the ending”